Cloud Computing, Mobile Computing, Ubiquitous Computing, Nano Science, dan Grid Technology
Saat ini telah banyak negara maju yang berlomba-lomba
menciptakan teknologi canggih yang bisa memperkuat negara mereka sendiri. Di era
ini banyak penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan luar negeri terutama di
negara maju seperti Amerika, Eropa, dan Jepang. Banyak hal yang mereka
kembangkan saat ini. Berikut saya akan menjelaskan beberapa dari sekian banyak
teknologi yang mereka kembangkan. Yaitu Cloud Computing, Mobile Computing,
Ubiquitous Computing, Nano Science, dan Grid Technology. Yuk simak pembahasan
saya kali ini.
1. Cloud Computing
Cloud computing atau komputasi
awan merupakan definisi untuk teknologi komputasi grid (grid computing) yang
digunakan pada pertengahan hingga akhir 1990-an. Jargon komputasi awan mulai
muncul pada akhir tahun 2007, digunakan untuk memindahkan layanan yang
digunakan sehari-hari ke Internet, bukan disimpan di komputer lokal lagi.
Cloud computing atau komputasi awan merupakan tren baru di
bidang komputasi terdistribusi dimana berbagai pihak dapat mengembangkan
aplikasi dan layanan berbasis SOA (Service Oriented Architecture) di jaringan
internet.
Berbagai kalangan dapat menarik manfaat dari layanan komputasi
awan ini baik sebagai solusi teknologi maupun mendapatkan manfaat ekonomis
darinya.
Email yang tersedia dalam bentuk
web mail merupakan contoh yang sangat kecil dari teknologi cloud computing.
Dengan menggunakan layanan email seperti Gmail dan Yahoo Mail, orang tidak
perlu lagi menggunakan Outlook atau aplikasi desktop lainnya untuk email
mereka. Membaca email dengan browser memungkinkan dilakukan di mana saja
sepanjang ada koneksi internet.
Pada tahun 2007, layanan lain
termasuk pengolahan kata, spreadsheet, dan presentasi telah dipindahkan ke dalam
komputasi awan. Google menyediakan pengolah kata, spreadsheet dan aplikasi
presentasi di lingkungan komputasi yang awan dan terintegrasi dengan Gmail dan
Google Calendar, menyediakan lingkungan kantor di web (atau di awan). Microsoft
dan perusahaan lain juga bereksperimen dengan mengalihkan program-program ke
awan untuk membuatnya lebih terjangkau dan lebih mudah diakses oleh pengguna
komputer dan Internet. Perangkat lunak sebagai layanan (istilah Microsoft untuk
komputasi awan) adalah barang yang sangat baru bagi kebanyakan orang di
Microsoft.
Cloud computing saat ini sangat
populer, selain dari pemain besar software seperti Microsoft dan Google,
perusahaan lain bermunculan hanya untuk menyediakan layanan berbasis awan
sebagai pengganti atau penyempurnaan aplikasi pada PC hari ini. Beberapa dari
perusahaan tersebut adalah Zoho.com, sebuah office suite online, Evernote.com,
merupakan sebuah situs yang ditujukan
untuk catatan online , dan RememberTheMilk.com, manajemen tugas online.
Teknologi komputasi dan teknik
pemrograman baru atau teknik pengembangan berubah dengan cepat, tujuan dalam
komputasi awan nampaknya akan membuat teknologi menjadi sangat mudah dimata user dan menjadikannya
sesederhana mungkin. Pengembangan berbasis internet sangat pesat saat ini
dengan boomingnya blogging dan microblogging serta layanan jejaring sosial yang
bertujuan untuk menemukan cara baru membantu individu dan bisnis untuk dapat
berkomunikasi satu sama lain di arena komputasi awan
2. Mobile Computing
Mobile computing adalah
seperangkat benda atau teknologi yang memiliki teknologi secanggih yang sering
disebut sebagai mobile computer (portable computer) dan mampu melakukan
komunikasi dengan jaringan tanpa kabel (nirkabel) walaupun user atau pengguna
dari alat tersebut sedang melakukan perpindahan.
Mobile computing juga
merupakan teknologi yang dapat melakukan system distribusi data saat bergerak
bebas dan dapat melakukan koneksi kembali pada lokasi jaringan yang berbeda.
Jenis-jenis Mobile Computing
·
Laptop
Laptop
atau notebook adalah komputer bergerak yang ukurannya relative kecil, dengan
berat antara 1-6 kg. Fungsi laptop hamper sama dengan komputer desktop, hanya
ukurannya yang diperkecil. Kebanyakan laptop menggunakan LCD yang ukurannya
antara 10-17 inch. Sifat utama laptop yaitu ukurannya yang kecil, mudah dibawa
kemana saja dan hemat energy. Karena banyak kelebihan yang dimiliki laptop maka
harga laptop relative lebih mahal daripada komputer desktop.
·
PDA (Personal Digital Assitant)
Alat
elektronik berbasis komputer yang bisa dibawa kemana saja. Ciri khas PDA adalah
touchscreen. Pada awalnya digunakan untuk mengorganisasi diri sendiri, tetapi
seiring berjalannya waktu pengunaan PDA makin banyak, antara lain mengirim
e-mail, akses internet, games, penggunaan GPS, rekam video dan jaringan
wireless.
·
Smartphone
Perangkat
komunikasi elektronik yang bisa dibawa-bawa dan tidak perlu kabel untuk
menghubungkan jaringan komputer. Dengan kata lain, smartphone adalah miniature
komputer dengan kemampuan ponsel. Umumnya terdapat dua jaringan smartphone
yaitu GSM (Global System for Mobile Telecommunications) dan CDMA (Code Division
Multiple Acces). Perangkat computing yang bisa dipasang di mobil. Biasanya
digunakan untuk pemutar DVD, GPS, pengeras suara dan Bluetooth.
3. Ubiquitous Computing
Ubiquitous
computing dapat didefinisikan sebagai penggunaan komputer yang tersebar
di mana user berada. Sejumlah komputer disatukan dalam suatu lingkungan dan
tersedia bagi setiap orang yang berada di lokasi tersebut. Setiap komputer
dapat melakukan pekerjaan yang dipersiapkan untuk tidak banyak melibatkan
intervensi manusia atau bahkan tanpa harus mendeteksi di mana pemakai
berada. Ide ubiquitous computing pertama kali disampaikan oleh
Mark Weiser (1998) di Laboratorium Komputer Xerox PARC, yang membayangkan
komputer dipasangkan di dinding, di permukaan meja, di setiap benda sehingga
seseorang dapat berkomunikasi dengan ratusan komputer pada saat yang sama.
Setiap komputer secara tersembunyi diletakkan di lingkungan dan dihubungkan
secara nirkabel.
Buxton (1995) menyatakan
bahwa ubiquitous computing mempunyai karakteristik utama yaitu:
·
Ubiquity : interaksi
tidak dilakukan oleh suatu saluran melalui satu workstation. Akses ke
komputer dapat dilakukan di mana saja. Sebagai contoh, di suatu kantor ada
puluhan komputer, layar display, dan sebagainya dengan ukuran bervariasi
mulai dari tombol seukuran jam tangan, Pads sebesar notebook, sampai
papan informasi sebesar papan tulis yang semuanya terhubung ke satu jaringan.
Jaringan nirkabel akan tersedia secara luas untuk mendukung akses bergerak dan
akses jarak jauh.
·
Transparency : teknologi
ini tidak menganggu keberadaan pemakai, tidak terlihat dan terintegrasi dalam
suatu ekologi yang mencakup perkantoran, perumahan, supermarket, dan
sebagainya.
4. Nano Science
Nanosains (nanoscience) atau nanoteknologi (nanotechnology),
saat ini banyak diteliti oleh para ilmuwan luar negeri terutama di negara maju
seperti Amerika, Eropa, dan Jepang. Nanosains pertama kali diperkenalkan oleh
seorang ahli fisika bernama Richard Phillips Feynman pada tanggal 29 Desember
1959 dalam pertemuan tahunan Masyarakat Fisika Amerika (American Physical
Society) di California Institute of Technology (Richard Phillips
Feynman merupakan Pemenang Hadiah Nobel Fisika tahun 1965). Pada pertemuan
tersebut, Richard Phillips Feynman memberikan gambaran dari istilah nanosains
yang kita kenal sekarang ini dalam pidatonya yang berjudul “There’s Plenty of
Room at the Bottom”.
Sebenarnya
apa yang disebut dengan nanosains?
Nanosains dan nanoteknologi
adalah studi perilaku benda-benda dan struktur pada skala yang sangat kecil
yaitu sekitar 1 nanometer (
m)
sampai 100 nanometer (
=
m).
Istilah nano berasal dari kata Yunani yang berarti kerdil. Satuan
nano merupakan ukuran panjang sebesar sepermiliar meter atau 1/1.000.000.000
meter. Panjang 1 nanometer merupakan panjang dari barisan 10 atom hidrogen,
suatu ukuran yang sangat kecil.
Untuk mempermudah membayangkan
seberapa kecil ukuran nano, kita bisa mengambil contoh seekor kutu yang
mempunyai ukuran dalam millimeter. Ukuran seekor kutu ini adalah 1000 kali
lebih kecil dibandingkan manusia. Kemudian, coba kita bayangkan, bakteri atau
amuba (amuba berukuran 1-2 mikron) adalah makhuk hidup yang berukuran 1000 kali
lebih kecil dibandingkan seekor kutu. Dan benda berukuran nanometer adalah 1000
kali lebih kecil dibandingkan dengan amuba.
Mengapa nanosains dan
nanoteknologi menjadi sangat penting dan menarik?
Yang membuat
nanosains/nanoteknologi menjadi spesial adalah bahwa pada jenis material yang
sama, apabila material tersebut mempunyai ukuran beberapa nanometer, seringkali
material tersebut akan menunjukkan sifat yang sangat berbeda dan unik.
Menariknya, perbedaan ukuran skala besar pada material yang sama tidak
menunjukkan hal tersebut.
Warna merupakan salah satu sifat
(optik) yang berbeda pada material berskala nano. Sifat lainnya, seperti
fleksibilitas/kekuatan (sifat mekanik) dan konduktivitas, juga merupakan sifat
yang sering sangat berbeda pada material skala nano. Hal inilah yang membuat
material skala nano mempunyai sifat yang unik. Nanomaterial secara umum
mempunyai karakteristik: ringan, kecil, mempunyai properti unggul dan super.
Beberapa aplikasi nanosains/nanoteknologi
1) Material serba guna
Material buatan berstruktur nano
(artificial nanostructure) yang banyak diteliti oleh ilmuwan antara lain: Carbon
Nanotubes (CNT) dan Fullerene. CNT mempunyai kekuatan 100 kali lebih
kuat dibanding dengan baja dan sangat fleksibel sehingga bila CNT ini
ditambahkan ke dalam material seperti bemper mobil, material tersebut akan
mempunyai kekuatan dan fleksibilitas yang sangat tinggi.
Model carbon
nanotubes.
Sementara itu, fullerene memiliki
struktur ikatan yang berbentuk seperti bola sepak. Fullerene mampu
berfungsi sebagai kulit untuk pengiriman obat karena material ini mampu
menembus dinding sel dan bergerak aman melalui aliran darah secara nonreaktif.
Model fullerene.
2) Coating: nanopaints
Nanopaint adalah jenis
lapisan atau coating yang diterapkan ke permukaan benda dengan cara
yang mirip dengan cat berbasis minyak atau air. Karakteristik utama dari nanopaint adalah
bahwa senyawa tersebut mengandung partikel skala nano berupa nanotube.
Sebuah nanotube membantu menciptakan sebuah penghalang efektif yang
mencegah banyak hal dari gangguan eksternal. Contoh pemanfaatan sifat ini
adalah aplikasi nanopaint pada mobil yang membuat permukaan mobil
lebih halus, berwarna sangat berkilat, serta tahan terhadap goresan.
Nanopaints pada
mobil: warna mengkilap dan tahan goresan.
3) Energi: penggunaan nano
solar cell
Sel surya pada skala nano (nano
solar cell) mempunyai beberapa keuntungan, misalnya efisiensinya akan
meningkat. Ukuran sel surya menjadi lebih kecil dan praktis, akan tetapi
mempunyai kapasitas yang tinggi. Ahli kimia Paul Alivisatos, seorang profesor
kimia di Universitas California, Berkeley, mengembangkan penelitian untuk
meningkatkan efisiensi dari sel surya. Efisiensi ini juga mampu mengurangi
biaya produksi pembuatan nano solar cell. Nano solar cellini
menggunakan nanorod yang sangat kecil yang tersebar dalam polimer.
Model nano
solar cell.
Beberapa terobosan yang muncul di
bidang nanosains di atas mengindikasikan bahwa saat ini ilmu dan teknologi nano
telah banyak dikembangkan dan semakin banyak dilakukan penelitian oleh para
ilmuwan untuk mengetahui potensi-potensi yang masih banyak tersimpan dalam
sebuah material berskala nano. Mungkin beberapa tahun ke depan segala aspek
kehidupan manusia, seperti pada bidang otomotif, kosmetik , farmasi, tekstil,
militer, lingkungan hidup, energi dan konservasinya, akan menggunakan
produk-produk berskala nano.
5. Grid Technology
Komputasi grid atau
grid computing adalah penggunaan sumber daya komputer secara bersama-sama
dimana komputer tersebut terpisah secara geografis. Komputasi grid ini
biasanya digunakan untuk memecahkan suatu permasalahan berskala besar.
Berdasarkan tulisan dari Ian Foster (Bapak Grid
Computing), terdapat 3 hal yang mengidentifikasi bahwa suatu sistem termasuk di
dalam komputasi grid, yaitu:
1. Sistem tersebut berkoordinasi terhadap sumberdaya
komputasi yang tidak berada dalam satu kendali terpusat. Misalnya komputer di
Jakarta terhubung dengan komputer di Jayapura, Manado, dan Semarang.
2. Sistem tersebut menggunakan protokol yang standar dan
terbuka, tidak terpaut dengan suatu perusahaan atau produk tertentu. Standar
tersebut dibutuhkan dibagian autentikasi, otorisasi, pencarian sumberdaya yang
tersedia, dan pengaksesan sumberdaya.
3. Sistem tersebut bersifat non-trivial (tidak
biasa-biasa saja) untuk mencapai kualitas layanan yang canggih.
Pertanyaannya: permasalahan besar seperti apa yang menyebabkan digunakannya
komputasi grid? Jawabannya banyak sekali. Komputasi grid ini
seringkali digunakan untuk riset yang membutuhkan kemampuan super komputer,
misalnya adalah riset iklim, riset untuk menemukan obat, dan sebagainya. Bahkan
komputasi grid ini juga digunakan di bidang kesenian.
Lalu mengapa harus menggunakan komputasi grid? bukankah
terdapat super komputer yang memiliki kemampuan super power dalam mengolah
data? Ya, tetapi harga super komputer itu mahal dan dirasa masih kurang
untuk memenuhi kebutuhan dalam riset atau penelitian.
Mari sama-sama kita bayangkan, bahwa terdapat banyak
komputer yang tersebar di seluruh permukaan bumi dan komputer-komputer tersebut
bekerja sama untuk menyelesaikan suatu permasalahan.
Source







Komentar
Posting Komentar